Tata Cara Saat Touring Atau Konvoi Sepeda Motor

Tata Cara Saat Touring Atau Konvoi Sepeda Motor

tanda touring motor tanda saat touring tanda dalam touring tanda isyarat touring tanda tangan touring tanda kode touring tanda anak touring tanda isyarat dalam touring tanda touring tanda tanda touring tanda tanda touring motor kode touring yvci kode touring sinyal konvoi kode touring bikers kode touring mobil kode touring biker kode saat touring kode dalam touring kode dalam touring motor
Tata Cara Saat Touring Atau Konvoi Sepeda Motor

Buat para pengendara sepeda motor apa lagi yang termasuk dalam sekelompok komunitas motor baik itu club, comunity atau independent pasti sudah tidak asing lagi mendengar kata tanda touring motor, tanda saat touring, tanda dalam touring, tanda isyarat touring, tanda tangan touring, tanda kode touring, tanda anak touring, tanda isyarat dalam touring, tanda touring, tanda tanda touring, tanda tanda touring motor, kode touring sinyal konvoi, kode touring bikers. Touring sendiri biasanya di laksanakan pada segelintir atau sekelompok pengendara sepeda motor yang beranggotakan maksimal 10 pengendara atau yang telah di sepakati unti sepeda motornya jika touring itu diadakan perorangan seiring disebut dengan sebutan “single touring”. Adapun tujuan touring itu sendiri biasanya untuk mengunjungi tempat – tempat tertentu baik itu keacara atau even club motor, tempat wisata dan lain – lain biasanya touring ini ditujukan dalam rangka mencari kesenangan, menyalurkan hobi menjalin tali silaturahmi sesama anggota dan lain- lain. Buat kalian yang memiliki komunitas sepeda motor pasti sering mengadakan hal tersebut kan? Nah di sini saya akan menjelaskan tata cara saat touring atau konvoi sepeda motor.

Pada dasarnya touring dangan konvoi itu tidak jauh berbeda, sama – sama beriringan berkendara baik itu bersepeda motor atau mobil tetapi untuk kata konvoi sendiri indentik dengan iring – iringan mobil ini hanya menurut saya ya ga tau menurut kalian gimana. Dan dalam melakukan touring biasanya ter dapat petugas – petugas yang touring, silakan baca nama – nama petugas saat touring. Dan setiap petugas memiliki tanggung jawab masing – masing agar saat mengadakan touring dapat berjalan dengan aman dan tertib. Apa bila disekelompok touring itu sendiri melebih kapasitas atau bisa dibilang tidak aman dan dapat membahayakan dijalan, biasanya diadakan kelompok 2 atau yang sering dinamakan “kloter” dan kata kloter itu dapat di artikan group tau “ group touring”.

Dalam touring yang sangat perlu di perhatikan adalah  kelengkapan, baik itu kelengkapan saat touring atau pun kelengkapan berkendara saat kita melakukan touring itu sendiri, silahkan baca Tips Saat Melakukan Touring. Hal ini sering kali di abaikan oleh para pengendara atau peserta yang ingin ikut serta dalam touring, biasanya hal yang sangat sering diabaikan adalah prepare kendaraan atau check up kendaraan baik itu service motor, ganti oli, ganti ban, kaca sepion, lampu mtor, lampu sen, lampu rem dan lain sebagainya. Hal ini mungkin sangat sepele apa lagi jika melihat kendaraan kita baru pasti sangat diabaikan tetapi jika diabaikan akibatnya ketika saat kita touring mengalami kendala atau trable dijalan dan menghambat perjalanan kita. Oleh karna itu alangkah baiknya sebelum kita mengadakan touring jauh kita perlu mempersiapkan atau prepare kendaraan kita agar perjalanan kira dapat menyenangkan dan menghindari hal – hal yang tidak kita inginkan.

Saat melakukan touring kita perlu juga mengadakan formasi – formasi berkendara dengan tujuan agar kita tertib berlalulintas. Formasi – formasi saat touring ini pun saya bahas di artikel saya mengingat formasi ini sangat penting dan sangat panjang pembahasannya, silahkan baca Fromasi dan Isyarat Saat Melakukan Touring. Selain kita mengadakan formasi – formasi saat berkendara kita juga perlu mengadakan koordinasi baik itu kepada ketua komunitas, sesama anggota, instansi kepolisian dan lain – lain, ini bertujuan agar memperlancar saat kita melakukan touring.

Pada intinya saat kita melakukan touring, kita harus menjalankan ketentuan – ketentuan yang telah disepakati saat hendak mengadakan touring seperti mematuhi petugas – petugas touring, memahami formasi dan isyarat saat touring, beretika dalam berkendara dan mematuhi rambu – rambu lalulintas, jangan serta merta karna kita sedang touring dengan teman yang banyak kita menjadi arogan dijalan, tidak beretika dan melanggar rambu – rambu lalulintas hal tersebut sangatlah tidak baik karna kita adalah sekelompok organisasi club, comunity atau independent yang seharusnya menjadi contoh kepada pengguna kendaraan lain jangan sampain kita mencontohkan hal – hal yang tidak baik dicontoh oleh pengguna lain.

Maka dari itu buat saya pribadi khususnya dan umumnya buat kalian jadilah pengandara yang baik dan beretika serta patuh terhadap rambu – rambu lalulintas demi menjaga ketertiban berkendara. Mari kita contohkan cara merkendara atau touring kepada pengguna kendaraan lain dengan menjunjung tinggi safty riding, karna sebenernya safty riding lah yang menjadikan kita pengendara yang baik dan benar.

Mungkin itu lah tata cara saat kita hendak mengadakan touring atau konvoi, oya tulisan ini saya buat berdasarkan pengetahuan saya saja ya, jika ada yang ingin menambahi atau memberi masukan silahkan saja saya akan berterima kasih banget buat kalian. KEEP SAFTY, NO AROGAN, NO NGEBUT
By : AGHOY YMCI DEPOK



Post a Comment

Contact Us

Name

Email *

Message *

Back To Top